Ia juga mengungkapkan bahwa selain pagar di tribun, Stadion Pakansari masih memiliki pagar besi yang mengelilingi bagian atas stadion.
Dari sisi regulasi FIFA, keberadaan pagar seperti itu sebenarnya tidak lagi menjadi pilihan yang dianjurkan.
Meski demikian, pagar tersebut hingga kini masih dipertahankan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi situasi darurat atau kericuhan saat pertandingan berlangsung.
Menurut Sahiran, perubahan sistem pengamanan akan sangat bergantung pada perkembangan budaya suporter serta kebijakan federasi sepak bola.
Di sisi lain, pengelola stadion juga memastikan berbagai masukan dari masyarakat terus ditindaklanjuti.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah keluhan mengenai fasilitas toilet yang sempat ramai dibahas di media sosial.
Sahiran menyebut evaluasi dan perbaikan fasilitas sedang berjalan agar kenyamanan penonton saat menyaksikan pertandingan di Stadion Pakansari dapat terus meningkat.
Dengan kata lain, sorotan terhadap pagar tribun bukan hanya soal desain stadion, tetapi juga berkaitan dengan sistem pengamanan sepak bola nasional yang hingga kini masih menyesuaikan kondisi di lapangan.





