Rudy menjelaskan jalur tersebut nantinya akan terhubung dengan Jalan Malasari di Kecamatan Nanggung yang saat ini tengah dikembangkan sebagai akses utama menuju kawasan barat Bogor.
Jika proyek itu terealisasi, masyarakat yang menuju Sukabumi maupun Palabuhanratu tidak lagi harus melintasi jalur tengah Kabupaten Bogor yang selama ini menjadi titik kepadatan kendaraan.
“Sehingga apabila jalur poros tersebut terbangun, Bogor membangun, menuntaskan, melebarkan Jalan Malasari, lalu terhubung dengan Lebak-Banten, lalu terhubung dengan Sukabumi,” kata Rudy.
Baca Juga: Rudy Susmanto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Bogor, Soroti Ancaman Perpecahan Bangsa
Ia menilai keberadaan jalur alternatif baru akan memperpendek waktu tempuh perjalanan sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di wilayah yang selama ini relatif terisolasi.
Wacana pembangunan Poros Lebak-Bogor-Sukabumi muncul setelah pembangunan Jalan Nirmala di Desa Malasari mulai memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi warga dan sektor pariwisata.
Jalan sepanjang 18,5 kilometer itu membuka akses menuju kawasan wisata di kaki Gunung Halimun Salak yang sebelumnya sulit dijangkau kendaraan.
Sejak akses terbuka, kunjungan wisatawan dan aktivitas usaha masyarakat setempat mulai meningkat





