Hal ini berkaitan dengan perubahan suhu tubuh, ritme biologis, dan fungsi metabolisme sepanjang hari.
Meski begitu, bukan berarti olahraga malam selalu lebih baik. Kondisi setiap orang berbeda, sehingga waktu olahraga yang paling cocok bergantung pada kebiasaan, tingkat kebugaran, dan kebutuhan masing-masing.
Baca Juga: Lupa Password Email? Jangan Panik, Begini Cara Mengembalikan Akses Akun
Jangan Asal Memaksakan Diri
Di balik manfaatnya, olahraga malam juga perlu dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Apalagi jika tubuh sudah lelah setelah menjalani aktivitas seharian.
Mengutip pemberitaan RRI yang merujuk pada laman Kementerian Kesehatan, aktivitas fisik dengan intensitas terlalu tinggi perlu diwaspadai karena dapat membebani kerja jantung.
Namun, olahraga malam tidak otomatis menyebabkan serangan jantung. Risiko kesehatan dipengaruhi banyak faktor, termasuk kondisi jantung, tingkat kebugaran, dan seberapa berat latihan yang dilakukan.
Karena itu, jangan langsung memaksakan diri melakukan latihan berat ketika tubuh sudah kelelahan. Mulailah dengan intensitas ringan, lakukan pemanasan, dan tingkatkan beban latihan secara bertahap.
Jika memiliki riwayat penyakit jantung atau masalah kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum menjalani olahraga berat.





