INFOLADISHA – Momen duduk santai di teras atau berkumpul bersama keluarga bisa langsung terganggu ketika nyamuk dan lalat mulai berdatangan.
Masalahnya bukan cuma soal rasa tidak nyaman. Nyamuk tertentu dapat menjadi pembawa penyakit seperti demam berdarah dengue, malaria, dan chikungunya.
Lalat juga bisa membawa mikroorganisme penyebab penyakit dan mencemari makanan yang dibiarkan terbuka.
Produk pembasmi serangga memang mudah ditemukan. Namun, bagi sebagian orang, mengurangi penggunaan bahan kimia di lingkungan rumah menjadi pertimbangan tersendiri.
Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan lebih dulu. Mulai dari membereskan sumber yang mengundang serangga hingga membatasi jalan masuknya ke dalam rumah.
Baca Juga: Parkir Mobil di Ruang Sempit Masih Bikin Gugup? Ini 5 Cara yang Bisa Dicoba
Dilansir dari English Jagran, berikut sejumlah cara yang dapat dicoba untuk membantu mengurangi nyamuk dan lalat di sekitar rumah.
Jangan Biarkan Rumah Menjadi Tempat Nyamuk Berkembang Biak
Langkah paling mendasar justru ada pada kebersihan lingkungan rumah.
Nyamuk membutuhkan genangan air untuk berkembang biak. Karena itu, wadah yang berpotensi menampung air perlu diperiksa secara rutin. Pot bunga, ember, talang, hingga baki penampung air termasuk bagian yang sebaiknya tidak luput dari perhatian.





