INFOLADISHA – Kunyit memiliki sifat anti peradangan dan antioksidan yang bisa membantu mengelola beberapa kondisi kesehatan. Rempah ini bisa mengurangi nyeri dan peradangan osteoarthritis.
Kunyit bisa dikonsumsi dengan merebusnya sebagai minuman, dicampur ke dalam makanan atau dalam bentuk suplemen. Meski memiliki manfaat, dosis tinggi kunyit bisa menimbulkan efek samping yang merugikan kesehatan.
Beberapa efek samping yang bisa terjadi dari terlalu banyak konsumsi kunyit di antaranya mengalami gangguan pencernaan, anemia, kadar gula darah rendah, hingga kerusakan ginjal.
1. Gangguan Pencernaan
Dalam dosis yang tinggi, kunyit bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Dikutip dari laman Medical News Today, gejalanya meliputi mual, refluks asam, sakit perut, muntah, dan diare.
2. Anemia
Dosis tinggi kunyit bisa menghalangi penyerapan zat besi yang menyebabkan anemia. Dikutip dari laman Health, anemia adalah kondisi yang ditandai dengan rendahnya sel darah merah yang mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.
Gejalanya meliputi pusing, sakit kepala, jantung berdebar, kesulitan berkonsentrasi, serta kelemahan atau kelelahan.
3. Kadar Gula Darah Rendah
Kunyit memindahkan glukosa dari darah ke otot rangka, yang meningkatkan resistensi insulin dan mengatur kadar insulin. Efek tersebut mungkin bermanfaat bagi sebagian orang, meski demikian bisa berbahaya bagi orang dengan kadar gula darah normal. Konsumsi kunyit bisa menyebabkan hipoglikemia, di mana kadar gula darah turun terlalu rendah.
4. Kerusakan Hati








