Bogor

Usai Rentetan Korban Tertabrak KRL, Pemkot Bogor Akhirnya Tutup Jalur Tikus Penyeberangan

×

Usai Rentetan Korban Tertabrak KRL, Pemkot Bogor Akhirnya Tutup Jalur Tikus Penyeberangan

Sebarkan artikel ini

Penataan tidak berhenti di Jalan Sholeh Iskandar. Kawasan di bawah Flyover Martadinata juga masuk daftar prioritas untuk dipagari, sementara perlintasan sebidang di Jalan MA Salmun disiapkan untuk ditutup sepenuhnya.

Baca Juga: Muscab Hiswana Migas Bogor Memanas, Dedie Titip Pesan Keras: Jangan Mainkan Pasokan LPG

Sebagai kompensasi, Pemkot menyiapkan fasilitas penyeberangan yang lebih aman.

Warga nantinya akan difasilitasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), sedangkan pengguna sepeda motor akan memiliki jalur penyeberangan khusus sehingga aktivitas sehari-hari tetap berjalan tanpa harus melintasi rel secara langsung.

Di sisi lain, penutupan akses liar juga diharapkan memperlancar pekerjaan perawatan rel oleh PT KAI.

Dengan area yang lebih steril, proses pemeliharaan infrastruktur dapat dilakukan tanpa terganggu aktivitas warga yang keluar masuk jalur kereta.

Menariknya, kawasan bekas perlintasan tidak akan dibiarkan kosong.

Pemkot Bogor telah menyiapkan konsep penataan lingkungan dengan menghadirkan ruang hijau di sejumlah titik agar area tersebut berubah menjadi ruang publik yang lebih tertata.

Pemerintah juga ingin memastikan lokasi yang sudah ditutup tidak beralih fungsi menjadi kawasan kumuh maupun dipenuhi pedagang kaki lima.

Selain mempercantik wajah kota, penataan itu diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman sekaligus menekan potensi munculnya gangguan ketertiban di sekitar jalur rel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *