Memasuki semester II 2026, Dinsos juga berencana melibatkan para pemangku kepentingan di bidang sosial untuk mengevaluasi standar waktu pelayanan sekaligus integrasi sistem digitalisasi.
Atep optimistis perbaikan yang telah dilakukan dapat membantu Dinsos mempertahankan predikat memuaskan dalam penilaian tahun ini.
“Kami optimis Dinsos Kota Bogor mampu mempertahankan predikat memuaskan pada penilaian tahun ini. Insyaallah kami sudah siap. Beberapa hal yang jadi catatan dua tahun lalu juga kita sudah lengkapi, sudah kami perbaiki,” ujarnya.
Alur Pelayanan RSUD Ikut Diuji
Kesiapan serupa ditunjukkan RSUD Kota Bogor. Dalam pengecekan tersebut, berbagai tahapan pelayanan ditinjau secara langsung oleh Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi.
Tidak hanya memeriksa fasilitas, tim juga melihat praktik pelayanan dari awal. Alur pendaftaran hingga pemeriksaan diperagakan untuk memastikan prosesnya berjalan sesuai standar.
Mekanisme penanganan pengaduan dan keluhan masyarakat pun ikut diperiksa secara langsung.
Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan Pemkot Bogor sebelum tim Ombudsman melakukan penilaian lapangan pada pekan depan.
Dengan waktu yang tersisa, Pemkot Bogor masih melakukan penyempurnaan pada empat lokus agar aspek administrasi, fasilitas, standar pelayanan, serta kesiapan petugas dapat berjalan selaras saat penilaian berlangsung.






Respon (3)