Baca Juga: Jangan Datang Hari Ini! Layanan Adminduk Kabupaten Bogor Tutup, Ini Jadwal Bukanya
Aura dapat berupa gangguan penglihatan maupun perubahan sensasi, termasuk kesemutan atau mati rasa pada wajah dan bagian tubuh tertentu.
Pemicu migrain berbeda-beda. Kurang tidur, kelelahan dan stres, misalnya, dapat berperan pada sebagian penderita.
3. Sinusitis
Peradangan pada sinus dapat menyebabkan tekanan atau rasa tidak nyaman di sekitar dahi, hidung dan mata. Keluhan tersebut biasanya disertai gejala lain seperti hidung tersumbat dan sakit kepala.
Gangguan pada area sekitar wajah juga dapat membuat sensasi yang dirasakan menjadi tidak biasa, meski kesemutan bukan satu-satunya ciri sinusitis.
4. Gangguan saraf kranial
Saraf kranial berperan dalam berbagai fungsi sensorik dan gerakan pada kepala serta wajah. Jika saraf tersebut mengalami gangguan, seseorang dapat merasakan mati rasa, nyeri, kesemutan atau kelemahan di area tertentu.
Pemicunya dapat bermacam-macam, termasuk infeksi, penyakit tertentu, hingga gangguan yang berkaitan dengan sistem saraf atau pembuluh darah.
5. Cedera kepala
Kesemutan setelah kepala terbentur perlu mendapat perhatian lebih. Benturan akibat kecelakaan, jatuh atau pukulan dapat memengaruhi saraf dan mengubah sensasi pada tubuh.
Apalagi jika setelah cedera muncul muntah berulang, kebingungan, kejang, penurunan kesadaran atau sakit kepala yang semakin berat. Dalam situasi seperti ini, pemeriksaan medis segera diperlukan.





