6. Herpes zoster
Herpes zoster terjadi ketika virus Varicella zoster yang sebelumnya menyebabkan cacar air kembali aktif.
Sebelum ruam muncul, penderita dapat merasakan nyeri, sensasi terbakar atau kesemutan pada area yang dipengaruhi saraf. Jika mengenai saraf di wajah atau kulit kepala, keluhan dapat terasa di sekitar kepala.
Setelahnya, dapat muncul ruam dan lepuhan yang terasa nyeri atau gatal.
7. Penyakit Lyme
Penyakit Lyme merupakan infeksi bakteri yang dapat ditularkan melalui gigitan jenis kutu tertentu. Jika infeksi memengaruhi sistem saraf, berbagai gangguan neurologis dapat muncul, termasuk sensasi kesemutan.
Penyakit ini lebih banyak ditemukan di wilayah tertentu, terutama Amerika Utara dan Eropa.
8. Ensefalitis
Ensefalitis merupakan peradangan pada jaringan otak dan sering berkaitan dengan infeksi virus. Kondisi ini tergolong serius karena dapat mengganggu fungsi otak dan sistem saraf.
Gejalanya dapat mencakup demam, sakit kepala, muntah, leher kaku, perubahan kesadaran dan kejang. Gangguan pada sistem saraf juga dapat menyebabkan perubahan sensasi, termasuk kesemutan.
9. Multiple sclerosis
Multiple sclerosis (MS) adalah penyakit yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat mengganggu penghantaran sinyal antara otak dengan bagian tubuh lainnya.
Kesemutan atau mati rasa termasuk salah satu gejala yang mungkin dialami penderita MS. Lokasi dan tingkat keluhannya dapat berbeda-beda.





