Info Gaya Hidup

Otot Pegal Usai Olahraga, Tanda Tubuh Makin Kuat atau Justru Cedera?

×

Otot Pegal Usai Olahraga, Tanda Tubuh Makin Kuat atau Justru Cedera?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. (Pexels)

INFOLADISHA – Setelah berolahraga, banyak orang merasakan otot pegal, kaku, hingga nyeri saat bergerak.

Kondisi ini sering muncul usai mencoba jenis latihan baru atau meningkatkan intensitas olahraga.

Namun, tidak sedikit yang bertanya apakah rasa pegal tersebut merupakan bagian dari proses adaptasi tubuh atau justru tanda cedera.

Dalam banyak kasus, otot pegal setelah olahraga merupakan respons normal tubuh.

Kondisi ini dikenal sebagai Delayed Onset Muscle Soreness atau DOMS, yakni nyeri otot yang biasanya muncul dalam rentang 24 hingga 72 jam setelah aktivitas fisik.

Baca Juga: Kaki Kram dan Kesemutan Usai Trail Run? Ini Penyebab dan Cara Mempercepat Pemulihan

Penelitian yang dipublikasikan Cheung dan rekan dalam jurnal Sports Medicine pada 2003 menjelaskan bahwa DOMS terjadi akibat mikrokerusakan pada serat otot selama latihan.

Kerusakan kecil tersebut kemudian memicu proses perbaikan alami yang membuat otot beradaptasi dan menjadi lebih kuat.

Karena itu, rasa pegal tidak selalu menjadi pertanda buruk.

Justru dalam batas tertentu, kondisi ini menunjukkan tubuh sedang menyesuaikan diri dengan beban latihan yang diterima.

Otot pegal akibat adaptasi umumnya memiliki karakteristik yang mudah dikenali.

Nyeri biasanya tidak muncul saat olahraga berlangsung, melainkan beberapa jam setelah aktivitas selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *