Menurutnya, gerakan sederhana mencabut paku dari batang pohon bisa menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan sekaligus mendukung wajah Kota Bogor yang lebih tertata.
Baca Juga: Mau Kurangi Garam tapi Takut Makanan Hambar? Ini 5 Bahan Pengganti yang Bisa Jadi Andalan di Dapur
Dedie juga meminta masyarakat memberi waktu bagi pemerintah untuk menuntaskan program penataan yang saat ini dilakukan bertahap di berbagai kawasan.
Ia menyebut sejumlah titik sudah mulai menunjukkan perubahan dengan kondisi yang lebih bersih, terang, dan nyaman dipandang.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, paku yang menempel di pohon tidak hanya berasal dari aktivitas PKL.
Banyak batang pohon di jalan-jalan utama juga digunakan sebagai tempat memasang spanduk, poster, hingga banner secara sembarangan.
Praktik tersebut dinilai tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan pohon yang menjadi bagian dari ruang terbuka hijau.





