INFOLADISHA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, terus dikebut agar dapat mulai beroperasi pada pertengahan Agustus 2026.
Bersamaan dengan penyelesaian fisik bangunan, pemerintah juga mulai menyiapkan proses pencarian calon peserta didik.
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade meninjau langsung progres pembangunan sekolah tersebut pada Senin (3/8/2026).
Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai target, termasuk mekanisme penerimaan siswa yang berbeda dari sekolah pada umumnya.
Berbeda dengan sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang membuka pendaftaran bagi masyarakat, Sekolah Rakyat justru menggunakan metode pendataan.
Baca Juga: Ramai Keluhan Parkir Tanpa Karcis, Wawalkot Bogor Turun Tangan Sidak Jukir Suryakencana
Calon siswa akan diidentifikasi langsung berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan pemerintah.
“Prosesnya bukan membuka pendaftaran umum. Calon siswa akan dicari dan didata sesuai ketentuan sehingga program ini benar-benar menyasar mereka yang membutuhkan,” ujar Jaro Ade.
Pendataan tersebut akan dilakukan secara terpadu oleh Kementerian Sosial, Dinas Sosial, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
Penjaringan mencakup jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.





