Info Gaya Hidup

Bukan Cuma Pegal, Kesemutan di Kaki Ternyata Bisa Jadi Tanda Rematik

×

Bukan Cuma Pegal, Kesemutan di Kaki Ternyata Bisa Jadi Tanda Rematik

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. (Pexels)

Baca Juga: Duduk Terlalu Lama Bikin Badan Pegal? Ini 7 Cara Sederhana untuk Meredakan Nyeri Saat Kerja

Keluhan biasanya muncul saat berjalan, berdiri dalam waktu lama, bahkan ketika sedang beristirahat.

Berbeda dengan pegal biasa, nyeri akibat rematik cenderung menetap dan sering terasa lebih berat saat pagi hari.

Gejala lain yang umum muncul adalah pembengkakan pada sendi kaki.

Area yang mengalami peradangan biasanya tampak membesar, terasa hangat ketika disentuh, serta disertai kemerahan.

Kekakuan sendi setelah bangun tidur juga menjadi salah satu ciri khas rematik.

Kondisi ini umumnya berlangsung lebih dari 30 menit dan membuat penderitanya kesulitan menggerakkan kaki secara normal pada awal aktivitas.

Pada kondisi yang lebih lanjut, rematik bahkan dapat menyebabkan perubahan bentuk kaki.

Jari kaki bisa mengalami pembengkokan atau bertumpuk sehingga penggunaan alas kaki menjadi tidak nyaman.

Sejumlah faktor diketahui dapat meningkatkan risiko rematik pada kaki.

Di antaranya gangguan autoimun seperti rheumatoid arthritis, faktor genetik, riwayat cedera pada kaki, infeksi sendi, kadar asam urat tinggi, proses penuaan, hingga kebiasaan hidup yang kurang sehat seperti merokok, kurang aktivitas fisik, dan pola makan yang tidak seimbang.

Saat gejala mulai muncul, penderita disarankan mengurangi aktivitas yang memberi beban berlebih pada kaki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *