Kandungan elektrolitnya membuat air kelapa bisa membantu menggantikan cairan yang hilang setelah beraktivitas dan berkeringat. Meski demikian, kebutuhan cairan setiap orang berbeda, tergantung aktivitas dan kondisi tubuh.
Jika memilih air kelapa kemasan, perhatikan juga kandungan gula tambahannya. Air kelapa segar dan produk kemasan belum tentu memiliki kandungan nutrisi yang sama.
5. Jus delima
Jus delima juga layak masuk daftar minuman yang bisa membantu menambah asupan kalium.
Dalam materi sumber, jus delima disebut mengandung lebih dari 400 miligram kalium per 100 gram. Buah ini juga dikenal memiliki senyawa antioksidan yang dapat melengkapi asupan nutrisi sehari-hari.
Agar konsumsi gula tidak berlebihan, pilih jus delima tanpa tambahan gula. Perhatikan pula ukuran saji, terutama jika jus menjadi minuman yang dikonsumsi setiap hari.
6. Pilih minuman sesuai kebutuhan
Beragamnya pilihan tersebut menunjukkan bahwa memenuhi kebutuhan kalium tidak harus bergantung pada pisang saja.
Jus prune, jus tomat, susu rendah lemak, air kelapa, dan jus delima bisa menjadi variasi dalam menu harian. Masing-masing juga menawarkan kandungan nutrisi lain yang dapat melengkapi pola makan seimbang.
Namun, bukan berarti semua minuman tersebut harus dikonsumsi sekaligus. Pilih sesuai kebutuhan dan perhatikan kandungan gula, garam, serta ukuran saji.






