Info Kesehatan

Teh Hijau Bisa Turunkan Kolesterol? Ini Temuan Penelitian dan Cara Minum yang Tepat

×

Teh Hijau Bisa Turunkan Kolesterol? Ini Temuan Penelitian dan Cara Minum yang Tepat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. (Pexels)

Selain memilih teh hijau tanpa gula, waktu mengonsumsinya juga dinilai berpengaruh terhadap penyerapan senyawa aktif di dalamnya.

Para ahli menjelaskan bahwa katekin dalam teh hijau lebih mudah diserap ketika tidak bercampur dengan berbagai komponen makanan.

Karena itu, teh hijau disarankan diminum sekitar dua jam sebelum atau dua jam setelah makan.

Jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu makan, kandungan tanin pada teh hijau dapat menghambat penyerapan zat besi, terutama zat besi non heme yang berasal dari sumber nabati.

Kondisi ini menjadi perhatian bagi orang yang memiliki risiko kekurangan zat besi.

Banyak orang juga memilih minum teh hijau pada pagi hari karena tubuh belum dipenuhi asupan makanan sehingga penyerapan antioksidan dinilai lebih optimal.

Namun pada dasarnya, teh hijau dapat dikonsumsi pagi, siang, maupun malam selama disesuaikan dengan kondisi masing masing.

Bagi orang yang sensitif terhadap kafein, konsumsi teh hijau menjelang tidur sebaiknya dibatasi.

Meski kadar kafeinnya relatif lebih rendah dibanding kopi, sekitar 30 miligram per cangkir, kandungan tersebut tetap dapat mengganggu kualitas tidur pada sebagian orang.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah menghindari penambahan susu ke dalam teh hijau.

Beberapa ahli menyebut protein dalam susu berpotensi menurunkan kapasitas antioksidan yang dimiliki teh hijau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *