INFOLADISHA – Aksi unjuk rasa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Bogor di depan Istana Bogor, Kamis (29/10/2026), diwarnai pelemparan tomat busuk dan ketegangan dengan aparat keamanan.
Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan sebagai bentuk kritik terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Tomat busuk yang telah disiapkan dalam sebuah wadah dibagikan kepada massa sebelum dilemparkan ke arah gerbang Istana Bogor.
Berdasarkan pantauan di lokasi, buah-buahan itu berserakan di sekitar gerbang setelah dilemparkan demonstran dari jarak sekitar 10 meter.
Sebelum pelemparan dilakukan, massa sempat berupaya menghentikan arus kendaraan menuju Jalan Jalak Harupat. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari pengendara yang melintas terkena lemparan tomat.
Baca Juga: Jurnalis Diduga Jadi Korban Kekerasan saat Liput Demo di Tugu Kujang Bogor, Organisasi Pers Bersuara
Sejumlah demonstran kemudian bergerak mendekati barikade aparat untuk menghalau kendaraan.
Namun, petugas berusaha melerai mereka karena khawatir tindakan tersebut mengganggu kelancaran lalu lintas.
Tak hanya menggunakan tomat busuk sebagai bentuk protes, sejumlah peserta aksi juga mengacungkan tiga jari atau three-finger salute.
Gestur tersebut dikenal sebagai simbol perlawanan terhadap kekuasaan dan ketidakadilan.






Respon (1)